Sebatas Imajinasi By: Mutiara Kasih “Mawar Biru” Sembari aku bercerita Duduk diam lalu berduka Berduka karena hatiku telah tiada. Hatiku pergi bersama luka Sembari aku bercerita Dengarkan baik-baik rintih yang hampir tak bernyawa Buka hati dan juga telinga Rasakan dan dengarkan ia meminta Meminta untuk tetap kau jaga Namun ternyata kau lebih memilih lupa Sudikah kau mengetahui ? Aku ini hanyalah sekedar imajinasi Tak peduli hanya ilusi atau mimpi Yang kau anggap tak nyata lalu pergi Menyisahkan harapan-harapan yang buatku perih Lalu inikah cintamu yang tak bertepi? Dan kurasa kau memang benar-benar ada dalam negeri dongeng diabad terkini.
Postingan
Menampilkan postingan dari Agustus, 2017
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Langit Mendung, dan Kisah yang Bercerita By: Mutiara Kasih “Mawar Biru” Lihatlah diatas sana... Yaa... mendung tak berarti hujan Dan tertawa tak berarti tak sedih Dan kau tahu... Detak jarum jam akan terus maju Dan waktu akan terus berlalu Secepat itukah harus kulalui? Dimana kamu dan aku bercerita tentang jarak Begitu cepatnya berlalu... Saat kamu dan aku masih berkisah tentang asa Rasanya seperti dalam mimpi yang telah lama usai Meninggalkan sejarah dalam renungan dipagi yang hampa Inikah rasanya hilang? Kehilangan sehari-hari bersamamu Kehilangan pendengar yang baik Kehilangan seseorang yang patut aku kagumi Yaa... mengagumimu sebagai sosok yang berhati besar Bukan tak memiliki yang aku tangisi Memiliki bagiku hanyalah fase dari rasa yang ada Tapi sebuah cerita tentang keberadaanmu Yang tuan bilang “inilah cara persahabatan kita” Haaah... menghela nafas adalah cara terbaik Untuk mengungkapkan kalimat terakhir Seutuhnya pertemu...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
ISYARAT MALAM By: Mutiara Kasih “Mawar Biru” Katakan aku malam, tak mengerti hangatnya mentari Katakan aku malam, hanya berteman sunyi dan sepi Katakan aku malam, hanya berteman dingin dan kelam Katakan aku malam, hanya selimut untuk mimpi yang panjang. Biarkan satu wajah itu menari dalam bayang-bayang Mungkin semu semata lalu ia menghilang. Aku ingin mengukirnya, namun aku adalah malam Aku hanya memiliki warna tidak memiliki rupa. Tapi aku adalah malam, hanya hitam dan gelap yang kupunya. Aku ingin menggapainya dalam genggaman... Tapi sudikah kau mendengar bahwa aku adalah malam, Tak memiliki jemari indah untuk digenggam Lalu apakah aku untukmu?, Selain malam yang akan menghantarmu pada kegelapan Yang akan menghantarmu pada tidur lelap disaat kau hapus kelam dengan satu cahaya yang kau miliki.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Engkau, Saudaraku By: Mutiara Kasih “mawar biru” langit, tak pernah gelap ... jika mentari slalu bersinar dan setia pada langit siangnya langit, tak pernah gelap ... jika rembulan tetap bercahaya dan setia pada gelap malam langit, tak akan hampa ... jika manisnya awan slalu hadir didalam porosnya langit, tak akan hampa jika warna keindahan hadir disetiap momentnya. langit, akan terasa kosong... jika sang pencipta keindahan, tanpa menghadirkannya satu aksara laksmana arti yang tersirat, didalam sebuah rona eloknya pandangan mata dan kita adalah saudara tak ada pohon yang tak berdaun... tak ada telaga yang tak berair tak ada api yang tak berasap tak ada jalan panjang yang tak berliku tak ada bunga yang tak bermahkota tak ada pula kayu yang tak beranting semua tercipta, untuk ditemukan pada hakikatnya dan semua suratan pencipta pada takdir duniawi... kita adalah saudara kokoh air mata, ialah saat dupertemukan , dan d...