Postingan

Desember Ceria (Kisah LDR) #5

~ setelah beberapa lama bercerita tentang hal apapun dirumahku. Bercerita pula dengan ibukku saat itu, kamipun pergi. Mengunjungi beberapa tempat hanya untuk sesaat. Tak banyak yang kami lakukan, pertemuan pertama membuat kami serasa rikuh satu sama lain. ~ Malampun tiba, karna hari sudah semakin gelap. Ia pun mengantarku pulang. Diperjalanan, dia menunjuk satu benda yang ada di mobil. Kulihan sisi belakang kursiku, ada satu kardus disana. Dia bilang "ambil syg, buka dan lihat apa itu". Akupun bingung dan kuambil kardus itu kuletakkan dipangkuanku sambil bertanya "gak berat,emang apa isinya". "buka aja syg, aku juga gak tau apa isinya". Lalu kubuka perlahan bungkus demi bungkusnya dan akhirnya akupun terharu dan menatap sisinya yang saat itu sedang menyetir. Tak bisa berkata-kata dan hanya berucap "terimakasih". Diapun tersenyum sambil bilang "buat kamu, itu temenmu pergi ke Semarang nanti, aku gak bisa nemenin kamu dan itu yang akan nemeni...

Desember Ceria (Kisah LDR) #4

By : Mutiara Kasih ~Masih menanti datang nya hari bertemu dia. Kesibukannya membuat kami harus tetap bersabar untuk jumpa pertama setelah resmi berkomitmen satu sama lain. Hasrat itu semakin menggebu tak terelak lagi, kadang hati tak ingin berkompromi menolak untuk bersabar. Seperti ada yang sedang demo dalam benakku. Diruang VC "syg kapan bisa jumpa?" kataku "sabar yaaa mungkin akhir bulan februari". Ekspresiku seketika berubah menjadi sendu dan semakin berharap "cepat datang sayang"dalam hatiku. ~25 Februari'18... "syg, jadi datang?" pesanku. Berjam-jam kemudian tak kunjung ada balasan. Kukirim kembali pesan keponselnya "syg, sibukkah? Berangkat malam atau siang?" namun tak kunjung ada balasan. Malam harinya pesanpun hadir keponselku "lagi sibuk sayang, masih ditempat kerja ada masalah". Hanya itu pesan yang dia kirim kembali hatiku resah dan kembali kutelpn namun tak kunjung ada respon. ~25 Februari'18 sekitar ...

Desember Ceria (Kisah LDR) #3

By : Mutiara Kasih ~ BANDARA... Tempat sakral pertama di awal februari. Senyum bahagia dengan rasa yang menggebu-gebu. Rasa yang membelenggu begitu menyeruak dihatiku ingin segera tiba pada hangatnya keluarga, begitupula padanya yang mulai menjadi tambatan. Bayang-bayang pertemuan pertama pula menjadi semakin nyata. Dihatiku hanya ada kata "jumpa", meski nanti tiba dikota tercinta kami akan tetap setia dengan ruang VC pada akhirnya. Kenapa tidak? Karna dia bekerja dan domisili di daerah dengan jarak 5jam dari kota 😢. Tapi tak apa, masih ada minggu yang dinanti tuk sama-sama melepas rindu. Perjalananpun dimulai, huufffttthhhh sungguh tak sabar saat itu. Hingga burung besi yang membawaku dari Kota Solo - Palembang pun tiba. Bergegas... Dan mereka yang penuh hangatpun sudah setia menunggu kedatanganku 😊. ~ RUMAH... Sungguh aroma yang melekat adalah cinta disetiap sudut ruangnya. Tempatku mendapat kasih sayang, tempatku bercerita tentang hidup dan dinding-dinding menjadi sak...

Desember Ceria (Kisah LDR) #2

By: Mutiara Kasih ~ Satu bulan perjalanan hubungan kami, satu bulan tersebut masih jarang ada komunikasi. Hanya sekedar sapaan dengan chat yang dimulai dengan kata "hay sedang apa?, sudah makan?, sudah pulang kerja?". Karna saat itu aku yang sedang bekerja dibagian Contact Center salah satu maskapai, dengan jam kerja shift, sedangkan aku selalu suka shift siang hingga malam. Sepulang kerja, tiba dikamarku yang penuh dengan rindu kubuka pesannya sambil senyum (saat itu aku mulai merasa ada seseorang dihatiku yang penuh luka ini). ~ Yang paling hangat terasa, dia sesekali menghubungiku melalui ruang VC saat aku sedang kerja. Yaaa karna dia kerja hanya sampai sore, disaat itulah dia tau bahwa aku belum pulang kerja. Dan membekas bagiku, diruang VC jam kerjaku dia mendengarkan aku yang sedang handle pelanggan (maklum call center sudah pasti multitasking, telinga kiri dgn headset yg terhubung dgn nya sedang kanan telingaku terhubung dgn pelanggan). Begitupun hingga dia tau tan...

Desember Ceria (Kisah LDR)

By: Mutiara Kasih ~Saat perjumpaan dimulai dengan sebuah ketidaksengajaan. Bertemu dalam sebuah acara dan tak saling menyapa. Hingga pada suatu ketika saling bertegur sapa dalam sebuah akun. Memulai perkenalan bahwa kami pernah bertemu. ~Kemudian perkenalan berlanjut chat pribadi. Saling bercerita dan berbagi kisah. Saat itu dia dan kenangannya yang pilu, dan begitupun denganku. ~Semakin menjalin komunikasi yang tidak begitu intens, karena kesibukan masing-masing, terkadang dia memulai dengan menghubungiku dilarut malam. Ya, percakapan sederhana dan semua penuh suka dan tawa. Dia begitu menghibur tiada henti. ~Semakin hari ternyata aku tak pernah menyadari, dia yang selalu menanyakan kabarku ditengah sibukku ternyata menaruh hati padaku. ~Hingga semua dimulai dari ulang tahunku. Yaa kami berjarak, kami terpisahkan selat sunda. Dan saat itu tepat ditanggal 10 Oktober, dia menghubungiku di ruang video call. Dengan tiba-tiba lilin dihadapannya. Aku kaget, karena ulangtahunku berlan...
Surat Kecil untuk Ibu By: Mutiara Kasih "ibu" bolehkah sesaat saja aku ingin bersandar dibahumu?. "ibu" bolehkan sesaat saja aku menatap wajahmu lalu bercerita?. "ibu" hatiku sedang rindu, kuingin belaimu bahkan perhatianmu. "ibu" taukah kau?... setiap hari berlalu hanya pahit yang kurasa. memendam semua beban dihati. "ibu" sekuat apapun pundakku memikul bebanku, aku tetap butuh pundakmu tuk bersandar. "ibu" rasanya air mataku tak cukup menghapus semua yang ada dihatiku. cukup kau, cukup engkau, cukuplah kamu ibuku. "ibu" aku rindu
Sebatas Imajinasi By: Mutiara Kasih “Mawar Biru” Sembari aku bercerita Duduk diam lalu berduka Berduka karena hatiku telah tiada. Hatiku pergi bersama luka Sembari aku bercerita Dengarkan baik-baik rintih yang hampir tak bernyawa Buka hati dan juga telinga Rasakan dan dengarkan ia meminta Meminta untuk tetap kau jaga Namun ternyata kau lebih memilih lupa Sudikah kau mengetahui ? Aku ini hanyalah sekedar imajinasi Tak peduli hanya ilusi atau mimpi Yang kau anggap tak nyata lalu pergi Menyisahkan harapan-harapan yang buatku perih Lalu inikah cintamu yang tak bertepi? Dan kurasa kau memang benar-benar ada dalam negeri dongeng diabad terkini.