Desember Ceria (Kisah LDR) #3
By : Mutiara Kasih
~ BANDARA... Tempat sakral pertama di awal februari. Senyum bahagia dengan rasa yang menggebu-gebu. Rasa yang membelenggu begitu menyeruak dihatiku ingin segera tiba pada hangatnya keluarga, begitupula padanya yang mulai menjadi tambatan. Bayang-bayang pertemuan pertama pula menjadi semakin nyata. Dihatiku hanya ada kata "jumpa", meski nanti tiba dikota tercinta kami akan tetap setia dengan ruang VC pada akhirnya. Kenapa tidak? Karna dia bekerja dan domisili di daerah dengan jarak 5jam dari kota 😢. Tapi tak apa, masih ada minggu yang dinanti tuk sama-sama melepas rindu. Perjalananpun dimulai, huufffttthhhh sungguh tak sabar saat itu. Hingga burung besi yang membawaku dari Kota Solo - Palembang pun tiba. Bergegas... Dan mereka yang penuh hangatpun sudah setia menunggu kedatanganku 😊.
~ RUMAH... Sungguh aroma yang melekat adalah cinta disetiap sudut ruangnya. Tempatku mendapat kasih sayang, tempatku bercerita tentang hidup dan dinding-dinding menjadi saksinya. Februari terindahku dimulai, di Kota penuh rindu. Oohhh hari segera berlalu, kuingin bertemu KAMU 😢. Kuucap sebelum lelap tidur dihantar malam yang syahdu.
**bersambung...
~ BANDARA... Tempat sakral pertama di awal februari. Senyum bahagia dengan rasa yang menggebu-gebu. Rasa yang membelenggu begitu menyeruak dihatiku ingin segera tiba pada hangatnya keluarga, begitupula padanya yang mulai menjadi tambatan. Bayang-bayang pertemuan pertama pula menjadi semakin nyata. Dihatiku hanya ada kata "jumpa", meski nanti tiba dikota tercinta kami akan tetap setia dengan ruang VC pada akhirnya. Kenapa tidak? Karna dia bekerja dan domisili di daerah dengan jarak 5jam dari kota 😢. Tapi tak apa, masih ada minggu yang dinanti tuk sama-sama melepas rindu. Perjalananpun dimulai, huufffttthhhh sungguh tak sabar saat itu. Hingga burung besi yang membawaku dari Kota Solo - Palembang pun tiba. Bergegas... Dan mereka yang penuh hangatpun sudah setia menunggu kedatanganku 😊.
~ RUMAH... Sungguh aroma yang melekat adalah cinta disetiap sudut ruangnya. Tempatku mendapat kasih sayang, tempatku bercerita tentang hidup dan dinding-dinding menjadi saksinya. Februari terindahku dimulai, di Kota penuh rindu. Oohhh hari segera berlalu, kuingin bertemu KAMU 😢. Kuucap sebelum lelap tidur dihantar malam yang syahdu.
**bersambung...
Komentar
Posting Komentar